Sebutkan Nama Nama Uang Yang Berlaku Di Indonesia Sebelum Rupiah?

Sebutkan Nama Nama Uang Yang Berlaku Di Indonesia Sebelum Rupiah
Pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Oktober 1945 menetapkan berlakunya mata uang bersama di wilayah Republik Indonesia (RI), yaitu uang De Javasche Bank, uang Hindia Belanda dan uang Jepang.
Lihat jawaban lengkap

Apa nama mata uang pertama di Indonesia?

Sebelum ditetapkannya Rupiah, Indonesia memiliki mata uang pertama yang dinamakan Oeang Republik Indonesia atau yang dikenal dengan ORI. Dalam penerbitannya, mata uang milik Indonesia ini sempat mengalami kesulitan dan proses yang panjang.
Lihat jawaban lengkap

Mengapa nama mata uang Indonesia mirip dengan rupee India?

Sebelum resmi menggunakan Rupiah sebagai alat transaksi yang sah, mata uang Indonesia adalah Oeang Republik Indonesia (ORI). ORI mulai dipakai setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945. Namun, sebelum itu, Indonesia mempunyai sejarah panjang mata uang yang telah dipakai sejak zaman penjajahan.

Nama mata uang Indonesia mirip dengan Rupee India. Itu bukan hal mengherankan karena nama dua mata uang tersebut berasal dari akar bahasa yang sama, yaitu bahasa Sansekerta rupyakam (रूप्यकम्) yang berarti perak. Nama rupiah digunakan karena kuatnya pengaruh budaya India dan penggunaan bahasa Sansekerta di Indonesia pada masa kerajaan Hindu-Buddha.

Tidak hanya di Indonesia, pengaruh tersebut juga menyebar hingga negara-negara Asia lainnya. Pasalnya, penyebaran bahasa Sansekerta ini telah terjadi sejak abad ke-6 sebelum masehi (SM) di negara-negara kawasan Samudera Hindia. Misalnya, ada mata uang “rufiyah” di Maladewa, mirip dengan kata “rupiyah” yang menjadi dasar nama mata uang rupiah Indonesia.

  1. Rupee India (रुपया)
  2. Rufiyaa Maladewa (ދިވެހި ރުފިޔ)
  3. Rupee Mauritius (roupie)
  4. Rupee Nepal (रूपैयाँ)
  5. Rupee Pakistan (روپي)
  6. Rupee Seychelles (roupi, roupie)
  7. Rupee Sri Lanka (ரூபாய்)

Lihat jawaban lengkap

Apa fungsi uang bagi bangsa Indonesia?

MATA INDONESIA, JAKATA – Bukan hanya berguna sebagai alat pembayaran saja, uang juga berfungsi sebagai lambang identitas dari suatu bangsa. Sebelum ditetapkannya Rupiah, Indonesia memiliki mata uang pertama yang dinamakan Oeang Republik Indonesia atau yang dikenal dengan ORI.
Lihat jawaban lengkap

Apakah mata uang Indonesia bernama rupiah?

Sejarah Rupiah di Indonesia dimulai – Sebutkan Nama Nama Uang Yang Berlaku Di Indonesia Sebelum Rupiah Dok: Media Keuangan Edisi Oktober 2020 oleh Bank Indonesia Bermacam-macam mata uang seperti uang NICA dan uang Jepang yang sebelumnya banyak beredar harus diserahkan ke bank. Sesuai dengan ketetapan pemerintah, penyerahan harus dilakukan paling lambat 30 Oktober 1946.

Saat ini mata uang Indonesia belum secara resmi bernama Rupiah. Namun, Indonesia sudah memulai usaha untuk mencapai cita-cita punya satu mata uang sendiri. Selain itu, mata uang ORI ini sudah menggunakan rupiah sebagai satuan. Pada 27 Desember 1949, Indonesia berhasil diakui kedaulatannya oleh Belanda.

Indonesia pun berubah nama menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS). Mata uang ORI kemudian digantikan dengan uang RIS. Peredaran uang RIS tidak berlangsung lama karena pada tahun 1950, terbentuk NKRI. De Javasche Bank resmi dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia (BI) pada Desember 1951.

  1. Sesuai dengan dengan UU No.11 Tahun 1953 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 1953.
  2. BI berperan sebagai bank sentral untuk Indonesia.
  3. Setelah peresmian Bank Indonesia, ada dua macam uang Rupiah yang diakui sebagai alat pembayaran yaitu uang Rupiah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia (Kementerian Keuangan).
You might be interested:  Pinjaman Online Yang Bisa Pakai Ovo?

Dengan catatan, uang kertas dan pecahan di bawah Rp5,- diterbitkan oleh pemerintah RI. Sedangkan untuk uang kertas pecahan Rp5,- ke atas diterbitkan oleh Bank Indonesia. Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia Nomor 13 Tahun 1968, Bank Indonesia diberi hak tunggal untuk mengedarkan uang kertas dan uang logam.

  • Dengan begini, pengedaran dan pencetakan uang terpusat dilakukan oleh satu instansi resmi saja.
  • Ebijakan ini berlaku hingga sekarang.
  • Mata uang kita adalah Rupiah.
  • Instansi yang bertanggung jawab untuk mengedarkannya adalah Bank Indonesia.
  • Baca juga: Pemerintah Bisa Saja loh Menurunkan & Menaikkan Nilai Mata Uang Rupiah.

Gimana Caranya?
Lihat jawaban lengkap

Apa nama mata uang pertama di Indonesia?

Sebelum ditetapkannya Rupiah, Indonesia memiliki mata uang pertama yang dinamakan Oeang Republik Indonesia atau yang dikenal dengan ORI. Dalam penerbitannya, mata uang milik Indonesia ini sempat mengalami kesulitan dan proses yang panjang.
Lihat jawaban lengkap

Apa fungsi uang bagi bangsa Indonesia?

MATA INDONESIA, JAKATA – Bukan hanya berguna sebagai alat pembayaran saja, uang juga berfungsi sebagai lambang identitas dari suatu bangsa. Sebelum ditetapkannya Rupiah, Indonesia memiliki mata uang pertama yang dinamakan Oeang Republik Indonesia atau yang dikenal dengan ORI.
Lihat jawaban lengkap

Siapa penemu uang pertama di Indonesia?

Sejarah ORI, Mata Uang Indonesia Pertama Sebelum Jadi Rupiah Jakarta – Setiap negara di dunia pasti memiliki masing-masing sebagai instrumen pembayaran tunai. Di Indonesia, sebagaimana diketahui, mata uang yang berlaku adalah mata uang rupiah. Namun, jauh sebelum dikenal dengan sebutan rupiah, nama Indonesia awalnya adalah Oeang Republik Indonesia (ORI).

Tapi tahukah kamu bagaimana asal mula kemunculan mata uang pertama di Indonesia ini? ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Pemerintah Indonesia memberlakukan ORI secara resmi sebagai mata uang pertama pada 30 Oktober 1946, setahun setelah kemerdekaan RI. Sejarah berharga ini kemudian disahkan dalam UU RI NO.19 Tahun 1946.

Akan tetapi, penerbitan ORI sendiri ternyata melalui berbagai perjuangan panjang yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa ini. Sebelum disahkannya ORI, Indonesia punya lebih dari satu mata uang yang beredar. Terdiri dari tiga jenis mata uang berasal dari Jepang dan satu jenis dari peninggalan pemerintah Hindia Belanda.

You might be interested:  Mengapa Kita Harus Hemat Dalam Membelanjakan Uang?

Tiga jenis mata uang dari Jepang disebut Gulden Jepang, Gunpyo dan uang Invasi. Satu jenis mata uang lainnya dari Belanda merupakan keluaran Bank Sentral Hindia Belanda atau De Javasche Bank yang disebut Gulden. Beragamnya saat itu dianggap merugikan perekonomian Indonesia. Maka, dua bulan setelah kemerdekaan, tepatnya pada Oktober 1945, ide mencetak mata uang tunggal Republik Indonesia muncul.

Digagas pertama kali oleh Sjafruddin Prawiranegara, anggota Badan Pengurus Komite Nasional Indonesia Pusat (badan legislatif sementara RI/BP-KNIP) yang kemudian menjabat sebagai Menteri Keuangan. Pada waktu itu, Sjafruddin menyodorkan usulannya itu kepada Wakil Presiden Indonesia Mohammad Hatta.

Awalnya Hatta sempat ragu, namun perlahan diyakinkan Sjafruddin hingga akhirnya pemerintah sepakat mencetak uang sendiri. Pada 7 November 1945, Menteri Keuangan A.A Maramis membentuk Panitia Penyelenggara Pencetakan Uang Kertas Republik Indonesia. Panitia tersebut diketuai oleh T.R.B. Sabaroedin dari Kantor Besar Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang anggotanya terdiri dari Kementerian Keuangan, Kementerian Penerangan, Serikat Buruh Percetakan yaitu Oesman dan Aoes Soerjatna.

Pencetakan uang pertama pun akhirnya dimulai. Tepatnya pada Januari 1946 di Jakarta. Lalu, pada Mei 1946, saat situasi keamanan tidak kondusif, pencetakan uang di Jakarta dihentikan. Pencetakan uang itu kemudian beralih ke kota-kota lain, seperti Yogyakarta, Surakarta, Malang, dan Ponorogo.

  1. Akhirnya, mulai 30 Oktober 1946 pukul 00.00 WIB ORI ditetapkan secara sah sebagai mata uang Indonesia.
  2. Dengan penerbitan ORI, pemerintah kemudian menarik uang invasi Jepang dan Hindia Belanda yang beredar.
  3. Sebagai gantinya, setiap penduduk diberi Rp 1 sebagai pengganti sisa uang-uang tadi.
  4. Secara bersamaa, penarikan mata uang lama terus dilakukan berangsur-angsur lewat pembatasan pemakaian uang dan larangan membawa uang dari dari daerah ke daerah lain.

Namun, pada saat itu peredaranORI belum bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dikarenakan selain faktor perhubungan, masalah keamanan juga berpengaruh karena sebagian wilayah Indonesia masih berada di bawah kedudukan Belanda. Hal ini dikarenakan selain faktor perhubungan, masalah keamanan juga berpengaruh karena seb agian wilayah Indonesia masih berada di bawah kedudukan Belanda.

  1. Edua hal itu membuat pemerintah kewalahan untuk menyatukan Indonesia sebagai satu kesatuan moneter.
  2. Oleh karena itu, mulai tahun 1947 pemerintah terpaksa memberikan otoritas kepada daerah-daerah tertentu untuk mengeluarkan uangnya sendiri yang disebut Oeang Republik Indonesia Daerah (ORIDA).
  3. Uang tersebut bersifat sementara dan kebanyakan dinyatakan oleh pemimpin setempat sebagai alat pembayaran yang hanya berlaku di tempat tertentu.

Akibatnya, jumlah uang beredar di wilayah Republik Indonesia sulit dihitung dengan tepat. Kesulitan melakukan pemisahan data juga terjadi dalam memperkirakan indikator-indikator perekonomian lainnya, seperti neraca perdagangan, posisi cadangan devisa dan keuangan negara.

  • Beberapa tahun berselang, konferensi meja bundar (KMB) pada 1949 menyepakati pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS).
  • Sebagai upaya untuk menyeragamkan uang di wilayah Republik Indonesia Serikat, pada 1 Januari 1950, ORI dan ORIDA ditarik dari peredaran.
  • Penggantinya adalah uang federal atau rupiah RIS.
You might be interested:  Negara Berikut Yang Menggunakan Mata Uang Euro Adalah?

Menteri Keuangan Sjafruddin diberi kuasa untuk mengeluarkan uang kertas rupiah RIS tersebut. Mulai 27 Maret 1950 telah dilakukan penukaran ORI dan ORIDA dengan uang baru yang diterbitkan dan diedarkan oleh De Javasche Bank. Sejalan dengan masa Pemerintah RIS yang berlangsung singkat, masa edar uang kertas rupiah RIS juga tidak lama, yaitu hingga 17 Agustus 1950 ketika Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentuk kembali.
Lihat jawaban lengkap

Apakah uang NICA masih berlaku di Indonesia?

Sejarah Lahirnya ORI Sebelum Berubah ke Rupiah – Namun, ternyata tidak lama setelah itu Sekutu datang ke Indonesia bersama dengan NICA yang dipimpin oleh Belanda kembali menyerang Indonesia. Mereka tidak terima jika Indonesia yang mereka kira sudah menjadi bagian dari wilayah Belanda, punya kemerdekaan tersendiri.

Akhirnya mereka kembali melakukan penyerangan tepatnya di tanggal 29 September 1945. Tidak hanya menyerang dengan kekuatan militer, mereka juga menerbitkan mata uang sendiri, yaitu NICA yang membuat ekonomi di Indonesia terancam resesi karena inflasi yang sangat tinggi. Pada saat itu tentu saja Indonesia melawan karena negara ini sudah menjadi negara yang berdaulat dan sudah diakui juga oleh negara lain.

Mereka melawan secara militer, dan juga mempersiapkan strategi jitu dengan menerbitkan mata uang sendiri. Mata uang itu mungkin terdengar asing sekarang karena sudah tidak lagi digunakan. Dulu disebut dengan ORI singkatan dari Oeang Republik Indonesia.

  • Lahirnya ORI ini terbilang cepat, satu bulan selang NICA datang ke Indonesia.
  • ORI resmi digunakan pada tanggal 30 Oktober 1945, dan Pemerintah Indonesia pada saat itu mengumumkan melarang beredarnya uang NICA, bahwa uang itu tidak berlaku di seluruh Indonesia.
  • Pidato tentang penggunaan ORI ini disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta dan merupakan pidato bersejarah tentang lahirnya uang asli yang diproduksi sendiri oleh Indonesia.

Pidato tersebut telah memberikan semangat para pejuang untuk mempertahankan Uang-uang lain peninggalan pun dilarang beredar. Karena memang sangat darurat, pencetakan uang ORI pun dilakukan begitu cepat sehingga tentu saja kualitasnya jauh dari uang Rupiah yang digunakan Indonesia saat ini.

  1. Meskipun pada saat itu Jakarta sudah dikuasai oleh NICA, dan ibukota Indonesia untuk sementara dipindahkan ke Yogyakarta, Indonesia melakukan perlawanan secara besar-besaran di bidang ekonomi.
  2. Terbitnya ORI pada saat dikatakan sebagai ORI I.
  3. Pecahannya terdiri dari 1 sen, 5 sen, 10 sen, ½ rupiah, Rp1,00, Rp5,00.

Rp10.00, Rp100. Semuanya terdiri dari uang kertas. Uang tersebut diproduksi secara besar-besaran agar bisa digunakan oleh banyak rakyat Indonesia, dan juga sebagai bentuk perlawanan. Pada saat itu uang ORI satuannya disebutkan sebagai Rupiah, tapi penggunaan kata Rupiah sendiri hanya berupa satuan.
Lihat jawaban lengkap