Mata Uang Kerajaan Samudra Pasai Adalah Koin Emas Yang Disebut?

Mata Uang Kerajaan Samudra Pasai Adalah Koin Emas Yang Disebut
Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang ini digunakan secara resmi di kerajaan tersebut. Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga merupakan pusat perkembangan agama Islam.
Lihat jawaban lengkap

Siapakah sultan pertama Kesultanan Samudera Pasai 1267?

Kompas.com – Kerajaan Samudera Pasai terletak di Aceh. Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan Samuderan pasai didirikan oleh Meurah Silu pada 1267 M. Setelah masuk Islam, Meurah Silu berganti nama Malik Al Saleh.

  • Ia bergelar Sultan Malik Al Saleh.
  • Sultan Malik Al Saleh memerintah pada tahun 1285-1297.
  • Pada masa pemerintahannya, ia didatangi seorang musafir dari Venetia (Italia) pada 1292 yang bernama Marcopolo.
  • Melalui catatan Marcopolo ini lah diketahui bahwa raja Samudera Pasai bergelar Sultan.
  • Wilayah kerajaan menjadi daerah di nusantara yang pertam kali dikunjungi oleh para pedagang dan pelayar.

Hal ini dikarenakan, letaknya yang strategis di jalur perdagangan internasional, yakni di pesisir utara Sumatera, tepatnya di dekat Kota Lhokseumawe, Aceh. Baca juga: Sejarah Selat Malaka, Letak, dan Jalur Perdagangan Sejak Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Samudera Pasai berhasil mencapai puncak kejayaan pada pemerintahan Sultan Mahmud Malik Az Zahir atau Sultan Malik al Tahir II (1326-1345). Mata Uang Kerajaan Samudra Pasai Adalah Koin Emas Yang Disebut Dirham, mata uang kuno Kerajaan Samudera Pasai Samudera Pasai Mencapai Kejayaan Di bawah pemerintahan Sultan Mahmud Malik Az Zahir, Samudera Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. Setiap tahun, Kerajaan Samudera Pasai mampu mengekspor lada, sutra, kapur barus, dan emas dalam jumlah besar.

Pada masa ini pemerintahan Samudera Pasai terus menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan Islam di India maupun Arab. Di masa kejayaannya, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang tersebut digunakan sebagai uang resmi kerajaan. Disamping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga merupakan pusat perkembangan agama Islam.

Baca juga: Museum Samudera Pasai di Aceh Utara Tetap Buka Saat Libur Nataru Dengan letaknya yang strategis, Samudera Pasai berkembang menjadi kerajaan Maritim. Samudera Pasai menggantikan peranan Sriwijaya di Selat Malaka. Kerajaan Samudera Pasai memiliki pengaruh di pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, Perlak, dan lain-lain.

  • Catatan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Bukti-bukti arkeologis tentang keberadan Kerajaan Samudera Pasai ditemukan melalui makam raja-raja Pasai di kampung Gedong, Aceh Utara.
  • Makam tersebut terletak di Desa Beuringin, dekat reruntuhan bangunan pusat kerajaan.
  • Wilayah ini berjarak 17 km sebelah timur Lhokseumawe.

Salah satu dari makam-makam raja tersebut terdapat nama Sultan Malik Al Saleh. Dari karya tulis Hikayat Raja Pasai, yang pada awal teks tertulis 1360 H, menandai dimulainya perkembangan sastra Melayu klasik di bumi nusantara. Baca juga: Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai Dari catatan kunjungan Ibnu Batutah, utusan Sultan Delhi, Samudera Pasai merupakan pelabuhan penting dan istananya disusun dan diatur sesuai gaya India.

  1. Sedangkan, patihnya bergelar Amir.
  2. Bahasa Melayu kemudian digunakan Syaikh Abdurrauf al-Singkili untuk menuliskan buku-bukunya.
  3. Sejalan dengan itu, ilmu tasawuf berkembang.
  4. Diantara, buku tasawuf yang diterjemahkan dalam bahasa Melayu adalah Durru al-Manzum, karya Maulana Abu Ishak.
  5. Itab tersebut diterjemahkan dalam bahasa Melayu oleh Makhdum Patakan atas permintaan Sultan Malaka.

Melalui kitab tersebut diinformasikan mengenai pembangunan Islam di Asia Tenggara pada waktu itu. (Editor: Nibras Nada Nailufar) Sumber: acehprov.go.id dan kompas.com Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join.
Lihat jawaban lengkap

Bagaimana terbentuknya Kerajaan Perlak?

Perkembangan dan pergolakan – Sultan pertama Perlak adalah Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah bin Ali Al-Muktabar bin Muhammad Ad-Dibaj bin Ja’far Ash-Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Sayyidina Husein bin Sayyidina Ali dan Sayyidatina Fatimah Az-Zahra Putri Rasulullah SAW, yang beraliran ahlusunnah waljama’ah dan merupakan keturunan Rasulullah SAW.

ayahnya menikah dengan perempuan setempat di aceh yaitu anak sultan perlak aceh, yang mendirikan Kesultanan Perlak pada 1 Muharram 225 H ( 840 M). Ia mengubah nama ibu kota kerajaan dari Bandar Perlak menjadi Bandar Khalifah. Sultan ini bersama istrinya, Putri Meurah Mahdum Khudawi, kemudian dimakamkan di Paya Meuligo, Peureulak, Aceh Timur,

Pada masa pemerintahan sultan ketiga, Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah, islam mulai luas dikenal ke Perlak. Setelah wafatnya sultan pada tahun 363 H ( 913 M), terjadi perang saudara antara kaum muslimin korban adu domba sehingga selama dua tahun berikutnya tak ada sultan.

Sultan Ali Mughat Shah memenangkan perang dan pada tahun 302 H ( 915 M), Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah naik tahta. Pada akhir pemerintahannya terjadi lagi pergolakan antara kaum muslimin sebab adu domba yang kali ini dimenangkan oleh Sultan Abdul Malik Shah Johan Berdaulat, sehingga sultan-sultan berikutnya diambil dari golongan Johan Berdaulat.

Pada tahun 362 H ( 956 M), setelah meninggalnya sultan ketujuh, Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat, terjadi lagi pergolakan selama kurang lebih empat tahun antara kuaum muslimin yang diakhiri dengan perdamaian dan pembagian kerajaan menjadi dua bagian:

  • Perlak Pesisir dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah ( 986 – 988 )
  • Perlak Pedalaman dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat (986 – 1023 )
You might be interested:  Daftar Aplikasi Pinjaman Online Yang Ilegal?

Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah meninggal sewaktu Kedatuan Sriwijaya menyerang Perlak dan seluruh Perlak kembali bersatu di bawah pimpinan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat yang melanjutkan perjuangan melawan Sriwijaya hingga tahun 1006,
Lihat jawaban lengkap

Pada pemerintahan siapakah koin emas mulai diperkenalkan?

Masa kejayaan – Kerajaan Samudra Pasai mengalami perkembangan perekonomian yang cukup pesat akibat dari kondisi memiliki peranan sebagai bandar transit. Letaknya sangat strategis di Selat Malaka yang dilintasi para pedagang dari berbagai penjuru dunia.

  1. Masa kejayaan Kerajaan Samudera Pasai berlangsung saat dipimpin oleh Mahmud Malik Az Zahir.
  2. Sultan Mahmud Malik Az Zahir adalah raja ketiga Samudera Pasai yang memerintah dari tahun 1326-1345.
  3. Ia meneruskan mempimpin setelah Marah Silu atau Sultan Malik Al Saleh (raja pertama) dan Sultan Muhammad Malik Az Zahir atau Sultan Malik al Tahir I (raja kedua).

Pada masa kepemimpinannya Kerajaan Samudera Pasai mengalami perkembangan pesat dan terus menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan Islam di India maupun Arab. Puncak kejayaan Kerajaan Samudera Pasai juga ditandai dengan aktivitas perdagangan yang sudah maju, ramai, dan menggunakan koin emas sebagai alat pembayaran.

Oin emas yang disebut dirham ini pertama kali diperkenalkan oleh Sultan Muhammad Malik Az Zahir, ayah Mahmud Malik Az Zahir, dan kemudian digunakan secara resmi di kerajaan. Pada masa kejayaannya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan nusantara. Samudera Pasai memiliki banyak bandar yang dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab, dan Persia.

Kerajaan ini juga dikenal sebagai penghasil rempah-rempah terkemuka di dunia dengan lada sebagai komoditas andalannya. Tidak hanya itu, Samudera Pasai juga menjadi produsen sutra, kapur barus, dan emas. Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga merupakan pusat perkembangan agama Islam.

  1. Latar belakang Kerajaan Samudra Pasai dijuluki Serambi Mekkah disebabkan oleh diterapkannya aturan-aturan hukum Islam sehingga memiliki kesamaan dengan masyarakat Arab.
  2. Menurut Ibnu Batutah, Sultan Samudera Pasai disebut sebagai sosok yang menjunjung tinggi agama dan berhasil mengislamkan penduduk di daerah-daerah sekitarnya.

Masa kejayaan Samudera Pasai juga dipengaruhi oleh lemahnya pengaruh Kerajaan Sriwijaya. Baca juga: Masjid-masjid Peninggalan Kerajaan Islam dan Ciri-cirinya
Lihat jawaban lengkap

Apa penyebab runtuhnya Kerajaan Samudra Pasai?

Diserang Portugis – Penyebab terakhir yang membuat Kerajaan Samudera Pasai runtuh adalah adanya serangan dari Portugis pada awal abad ke-16. Pada 1511, Portugis yang dipimpin oleh Alfonso de Albequerque menyerang Malaka dengan membawa kekuatan 15 kapal dan 16.000 pasukan.

Setelah berhasil menaklukkan Malaka, Portugis mulai menguasai wilayah-wilayah strategis yang menjadi pusat perdagangan di kawasan Selat Malaka, termasuk Samudera Pasai. Lama kelamaan, Portugis pun menguasai sebagian besar wilayah Samudera Pasai yang menandai runtuhnya kerajaan. Wilayah Kerajaan Samudera Pasai yang sudah runtuh karena diserang Portugis jatuh ke tangan Kesultanan Aceh.

Referensi:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. (1997). Pasal dalam Perjalanan Sejarah: Abad ke-13 sampai Awal Abad ke-16. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Lihat jawaban lengkap

Mengapa Kerajaan Samudra Pasai berakhir?

Serangan Kerajaan Majapahit – Salah satu penyebab kehancuran Kerajaan Samudera Pasai adalah serangan Kerajaan Majapahit dari Jawa Timur. Kemajuan Samudera Pasai yang memiliki jalur perdagangan strategis di Selat Malaka membuat Kerajaan Majapahit, yang berambisi menyatukan Nusantara, terusik.

Selain itu, invasi dari Majapahit didasarkan atas perlakuan tidak pantas dari Sultan Ahmad Malik Az-Zahir terhadap putri Majapahit bernama Raden Galuh Gemerencang. Antara 1345-1350, ketika Majapahit diperintah oleh Hayam Wuruk, Mahapatih Gajah Mada ditugaskan untuk mulai menyerang Samudera Pasai. Majapahit awalnya menyerang ke perbatasan Perlak dan menemui kegagalan karena dikawal ketat oleh Samudera Pasai, yang telah mendengar rencana serangan dari Jawa.

Kegagalan itu memaksa Gajah Mada mundur sejenak, sampai menemukan strategi baru untuk menyerang dari dua arah, yakni dari darat dan laut. Meski serangan darat gagal menembus pertahanan Samudera Pasai, invasi lewat laut berhasil membawa pasukan Gajah Mada sampai istana.
Lihat jawaban lengkap

You might be interested:  Pekerjaan Sampingan Ibu Rumah Tangga Yang Menghasilkan Uang?

Kapan runtuhnya Kerajaan Samudra Pasai?

Mata Uang Kerajaan Samudra Pasai Adalah Koin Emas Yang Disebut (Ilustrasi foto) Kerajaan Samudra Pasai adalah salah satu kerajaan bercorak Islam yang pernah berkembang di Nusantara. GridKids.id – Kids, pada materi IPS kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan mengenai kerajaan Islam, Kali ini GridKids akan membahas mengenai sejarah hingga runtuhnya Kerajaan Samudera Pasai.

Erajaan Samudra Pasai adalah salah satu kerajaan bercorak Islam yang pernah berkembang di Nusantara. Kerajaan ini terletak di pesisir utara Sumatra yaitu di Kota Lhoksumawe, Aceh. Pendirinya seorang laksamana militer dari Mesir yaitu Nazimuddin al-Kamil. Raja pertama Kerajaan Samudera Pasai adalah Marah Silu yang kemudian memiliki gelar sebagai Sultan Malik Al-Saleh.

Di bawah pemerintahan Sultan Mahmud Malik Az Zahir, kerajaan Samudera Pasai mencapai masa kejayaan. Kemudian pada tahun 1517 masehi, Kerajaan Samudera Pasai mengalami keruntuhan. Lantas, bagaimana sejarah berdiri hingga masa keruntuhan Kerajaan Samudera Pasai? Yuk, kita cari tahu.

  • Sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai Bukti keberadaan Kerajaan Samudera Pasai bisa ditemukan pada catatan Marcopolo dan Ibnu Battutah.
  • Baca Juga: Latar Belakang dan Isi Perjanjian Bongaya, Materi IPS Kelas 8 Dari catatan tersebut, Kerajaan Samudera Pasai diperkirakan berdiri sekitar tahun 1297 masehi.

Kerajaan Samudera Pasai sendiri merupakan gabungan dari dua kerajaan, yakni Samudera dan Pasai. Sosok yang membuat dua kerajaan itu bersatu adalah Marah Silu, raja pertama yang memiliki gelar Sultan Malik Al-Saleh. Masa kejayaan Kerajaan Samudera Pasai Mata Uang Kerajaan Samudra Pasai Adalah Koin Emas Yang Disebut Pixabay.com Hikayat Raja Pasai merupakan salah atu peninggalan sejarah kerajaan Samudra Pasai di Indonesia. Pada sekitar tahun 1326 masehi, Kerajaan Sumudera Pasai mencapai puncak kejayaan. Masa kejayaan ini dicapai saat kerajaan dipimpin oleh Mahmud Malik Az Zahir.

Letak kerajaan yang strategis membuat Samudera Pasai menjadi wilayah pusat perdagangan. Kala itu, kerajaan Samudera Pasai juga sudah menggunakan koin emas sebagai alat transaksi. Koin emas yang disebut dirham ini pertama kali diperkenalkan oleh Sultan Muhammad Malik Az Zahir. Selain itu, Samudera Pasai juga menjadi daerah penghasil sutra, kapur barus, dan emas.

Baca Juga: Daftar Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia, Materi Kelas 4 SD Keruntuhan Kerajaan Samudera Pasai Setelah melewati masa kejayaan, Kerajaan Samudera Pasai mulai mengalami kemunduran. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran kerajaan Samudera Pasai.

Salah satunya ialah upaya Kerajaan Majapahit yang ingin menyatukan Nusantara dan Samudera Pasai termasuk di dalamnya. Kemudian adalah lahirnya Kerajaan Aceh Darussalam yang kemudian mengambil alih penyebaran agama Islam. Pada akhir masa keruntuhan, raja terakhir Samudera Pasai adalah Sultan Zainal Abidin IV (1514-1517).

– Ayo kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.
Lihat jawaban lengkap

Apa mata uang Kerajaan Pasai?

Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang ini digunakan secara resmi di kerajaan tersebut.
Lihat jawaban lengkap

Apa nama mata uang Majapahit?

Masa kejayaan kerajaan Hindu-Buddha – ​Sebelum masa kerajaan Hindu-Buddha, perdagangan di Nusantara telah menuntut penggunaan alat pembayaran yang bisa diterima secara umum sebagai pengganti sistem barter. Mulanya alat pembayaran yang digunakan masih sangat sederhana, seperti di wilayah Irian yang memakai kulit kerang dengan jenis tertentu, lalu di wilayah Bengkulu dan Pekalongan yang memakai manik-manik, dan di wilayah Bekasi memakai belincung (semacam kapak batu) sebagai alat pembayaran pada saat itu.

  1. Pada masa kerajaan Hindu-Buddha, alat pembayaran tersebut mengalami kemajuan, terutama dari bahan dan desainnya.
  2. Di Jawa misalnya, alat pembayaran sudah terbuat dari logam.
  3. Mata uang tertua dibuat sekitar awal abad ke-12, dari emas dan perak, yang disebut Krisnala (uang Ma) peninggalan kerajaan Jenggala.

Sementara, di luar Jawa, kerajaan Buton meninggalkan uang Kampua yang beredar pada abad ke-9. Kerajaan-kerajaan besar Hindu-Buddha di Nusantara, seperti Sriwijaya dan Majapahit pada masa itu telah mempunyai mata uang sendiri. Sayangnya, uang peninggalan di masa Kerajaan Sriwijaya belum ditemukan. MA PERAK UANG KAMPUA​
Lihat jawaban lengkap

Berapa ukuran 1 dirham?

Dinar IMN – IMN adalah yang pertamakali memperkenalkan dan mencetak dinar dan dirham di Indonesia pada tahun 2000, kemudian pada tahun 2010 IMN mengeluarkan hasil penlitian sejarah, fikih dan timbangan mitsqal yang di ikuti dengan Fatwa Atas Berat dan Kadar Untuk Dinar dan Dirham.
Lihat jawaban lengkap

Apakah dirham masih berlaku?

Kamis, 04 Feb 2021 10:47 WIB BI menegaskan penggunaan dinar dan dirham di RI melanggar hukum mata uang jika digunakan untuk jual-beli sebagai alat tukar pembayaran. Ilustrasi. (iStockphoto/Andrey_KZ). Jakarta, CNN Indonesia – Bank Indonesia (BI) menegaskan penggunaan dinar dan dirham sebagai alat transaksi melanggar ketentuan dalam Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang,

  1. Sebab, ketika dinar dan dirham digunakan untuk bertransaksi, maka dinar dan dirham menjadi alat pembayaran seperti halnya mata uang.
  2. Epala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan ilustrasi mata uang adalah ketika sebuah komoditas atau uang elektronik mempunyai nilai tukar dengan rupiah maupun dengan mata uang lainnya, serta memiliki nilai tukar yang berubah-ubah.
You might be interested:  Pihak Yang Memberikan Nota Kredit Adalah?

Sebagai contoh, koin 1 dinar setara dengan Rp3,53 juta berdasarkan data dari laman Logam Mulia PT Antam Tbk pada perdagangan hari ini, Kamis (4/1). Sementara itu, koin 1 dinar setara dengan Rp94 ribu. Ketentuan serupa juga berlaku bagi bitcoin, serta mata uang virtual lainnya lantaran mereka memiliki konversi terhadap mata uang lainnya, yakni dolar AS.

Hal ini berbeda dengan uang elektronik seperti OVO, Gopay, Dana, dan lainnya. Sebab, mereka menggunakan kurs rupiah. “Karena dia ada konversinya, sama seperti dolar AS, dia memiliki nilai rupiah tertentu yang juga berfluktuasi kurs-nya, sehingga dia disebut sebagai denominasi mata uang asing. Makanya, dia (dolar AS) sejajar dengan dinar, dirham, bitcoin, dan lain-lain,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Dengan demikian, penggunaan dinar dan dirham dalam bertransaksi melanggar UU tentang Mata Uang yang menyebutkan bahwa mata uang yang berlaku di Indonesia hanya rupiah. Sebab, Pasal 21 UU tentang Mata Uang menyebutkan rupiah wajib digunakan dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang, dan transaksi keuangan lainnya.

Namun, lanjutnya, berbeda ketika dinar dan dirham tidak digunakan untuk transaksi, maka dinar dan dirham tersebut merupakan aset investasi. Dalam hal ini, tidak ada pelanggaran yang dilakukan masyarakat. “Dengan ilustrasi itu, kalau kemudian dinar dan dirham dipakai sebagai alat investasi saja karena dia emas ya tidak apa-apa.

Tapi, persoalannya ketika dia disebut sebagai dinar dan dirham dan bahkan dia mempunyai konversi terhadap rupiah, sulit untuk mengatakan dia bukan mata uang,” terang dia. Sebelumnya, SVP Corporate Secretary Kunto Hendrapawoko juga menyatakan hal serupa.

  1. Ia mengatakan koin dinar dan dirham yang diproduksi Antam merupakan salah satu produk logam mulia yang ditujukan sebagai collectible item (barang koleksi) dan bukan ditujukan sebagai alat tukar.
  2. Ini sama seperti emas seri batik atau emas gift series yang diproduksi oleh Antam.
  3. Produksi produk koin dinar dan dirham ini tidak ditujukan sebagai alat tukar,” jelasnya.

UU tentang Mata Uang juga mengatur sanksi bagi penggunaan mata uang selain rupiah di Indonesia. Pasal 33 UU tentang Mata Uang mengatakan apabila setiap orang yang tidak menggunakan rupiah dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang, dan transaksi keuangan lainnya, maka dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp200 juta.
Lihat jawaban lengkap

Kapan dirham ada?

KOMPAS.com – Pernahkah mendengar dinar dan dirham ? Sebagian orang mungkin akan mengaitkan dua mata uang berbasiskan logam mulia ini dengan alat tukar yang berlaku di kawasan negara-negara Arab, Bahkan, dinar dan dirham juga kerapkali diidentikan dengan alat tukar di awal periode perkembangan Islam hingga abad pertengahan.

Hal ini mengakibatkan persepsi bahwa dinar dan dirham adalah mata uang Islam. Namun benarkah dinar dan dirham berasal dari kawasan Timur Tengah? Dikutip dari laman Britannica, dinar adalah nama satuan moneter yang hingga saat ini masih digunakan di beberapa negara Arab seperti Tunisia, Aljazair, Irak, Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Libya.

Baca juga: Mengapa Dinar Kuwait Jadi Mata Uang Paling Mahal di Dunia? Dinar, bersama dengan dirham, mulai diperkenalkan sebagai mata uang Islam resmi pada akhir abad ke-7 masehi oleh Al Malik, khalifah kelima (685-705) dari Dinasti Umayyah. Sebelum beredarnya banyak kertas, dinar dan dirham ini digunakan sebagai alat tukar resmi.

  1. Nilai mata uang ini tentunya berbasiskan logam mulia, yakni nilai sebenarnya atau setidaknya mendekati dari logam mulia sebagai bahan pembuatnya.
  2. Berdasarkan hukum Syari’ah Islam, dinar adalah uang emas murni yang memiliki berat 1 mitsqal atau setara dengan 1/7 troy ounce yang berpedoman pada Open Mithqal Standard (OMS).

Sedangkan dirham, berdasarkan ketentuan OMS, memiliki kadar perak murni dengan berat 1/10 troy ounce. OMS adalah standar untuk menentukan berat dan ukuran dinar dan dirham modern. Baca juga: Apa Perbedaan Dinar dan Dirham? Standar ini juga dikenal sebagai standar Nabawi karena berusaha untuk menduplikasi koin dinar dan dirham yang digunakan di zaman awal perkembangan Islam.
Lihat jawaban lengkap