Sebutkan Syarat-Syarat Teknis Yang Melekat Pada Uang?

Sebutkan Syarat-Syarat Teknis Yang Melekat Pada Uang
B. Syarat teknis adalah syarat yang melekat pada uang, diantaranya: 1) Tahan lama dan tidak mudah rusak 2) Mudah dibagi-bagi tanpa mengurangi nilai 3) Mudah dibawa 4) Nilainya relative stabil 5) Jumlahnya tidak berlebihan 6) Terdiri atas berbagai nilai nominal.
Lihat jawaban lengkap

4 Jelaskan apa saja syarat-syarat dari uang agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya?

Uang serta Syarat yang Dibutuhkan – Tidak semua benda bisa diperlakukan sebagai uang. Ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi agar sesuatu bisa dianggap menjadi uang, syarat tersebut antara lain:

Acceptability, artinya dapat diterima secara umum di masyarakat. Durability, yaitu memiliki ketahanan dan tidak mudah rusak da robek. Stability of value, artinya memiliki nilai yang stabil dalam waktu yang lama. Storable and portability, yaitu mudah untuk disimpan dan dibawa ke mana saja. Divisibility, mudah untuk dibagi tanpa mengurangi nilai di dalamnya. Uniformity, artinya hanya terdapat satu kualitas saja. Scarcity, yakni memiliki jumlah relatif terbatas dan tidak mudah dipalsukan.

Standardability, artinya memiliki bentuk dan ukuran yang baku. Adanya jaminan dari pemerintah terhadap nilai keabsahan uang tersebut.

Lihat jawaban lengkap

Suatu benda dapat dijadikan sebagai uang apakah yang dimaksud dengan persyaratan uang stability of value?

Pengertian Fungsi, Jenis, dan Syarat Uang Sebutkan Syarat-Syarat Teknis Yang Melekat Pada Uang Tepat dua hari yang lalu, salah satu influencer muda Indonesia yaitu Saaih Halilintar ramai diperbincangkan di sosial media. Adakah RG squad yang tahu apa alasannya? Well, dalam salah satu video yang diunggahnya, terlihat ia merobek selembar uang sebesar Rp100.000.

  • 1. Fungsi uang
  • Menurut ilmu ekonomi, uang digunakan sebagai alat perantara dalam berdagang dan memiliki dua kelompok fungsi, yaitu:
  • a. Fungsi asli
  • Uang sebagai alat tukar guna mempermudah kita untuk mendapatkan suatu barang. Dengan begitu, kita dapat menghemat waktu serta tenaga karena tinggal menukarkan uang untuk membeli kebutuhan.
  • Uang sebagai alat ukur mampu menentukan besaran nilai suatu barang. Misalnya, harga penggaris yang akan dibeli Tedy senilai Rp3.000, menunjukkan bahwa Tedy cukup membayar uang sejumlah Rp3.000 untuk mendapatkan penggaris.

Ragam uang di Indonesia (Sumber: akurat.co) b. Fungsi turunan

  • Uang sebagai alat pembayaran berbeda dengan uang sebagai alat tukar. Maksudnya di sini adalah ketika uang dibayarkan tanpa ditukar dengan benda/jasa apapun. Contohnya,,
  • Uang sebagai penunjuk harga memiliki nilai yang berbeda-beda, misalnya harga jeruk 1 kg Rp8.000 sementara harga apel Rp9.000.
  • Uang sebagai alat pembayaran utang digunakan untuk melunasi utang piutang.
  • Uang sebagai alat penimbun kekayaan dapat digunakan ketika ada keperluan mendadak.
  1. 2. Jenis uang
  2. Berdasarkan pengelompokkannya, jenis uang dibagi menjadi 4 yaitu:
  3. a. Berdasarkan bahan pembuatnya
  • Uang logam terbuat dari logam, emas, atau perak dan nominalnya kecil seperti Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1.000.
  • Uang kertas dibuat agar tidak mudah robek, luntur, dan tahan terhadap air. Nominalnya besar contohnya Rp10.000, Rp20.000, atau Rp100.000.
You might be interested:  Kebijakan Yang Berkaitan Dengan Jumlah Uang Beredar Dinamakan?

Sebutkan Syarat-Syarat Teknis Yang Melekat Pada Uang b. Berdasarkan nilai

  • Full bodied money (bernilai penuh) merupakan uang yang nilai intrisiknya sama dengan nilai nominal, misalnya nilai emas pada uang logam Rp500 bernilai sama dengan nominalnya.
  • Representative full bodied money (tidak bersifat penuh) yaitu nilai instrisik lebih kecil dari nilai nominal. Biasanya terdapat pada jenis uang kertas.

c. Berdasarkan lembaga yang menerbitkan

  • Uang kartal diterbitkan oleh Bank Sentral yaitu Bank Indonesia serta digunakan oleh seluruh masyarakat dalam bentuk logam dan kertas.
  • Uang giral diterbitkan oleh bank umum dalam bentuk cek atau bilyet giro.

Sebutkan Syarat-Syarat Teknis Yang Melekat Pada Uang d. Berdasarkan kawasan

  • Uang lokal hanya berlaku di satu negara tertentu, misalnya mata uang peso hanya dapat digunakan di negara Filipina.
  • Uang regional berlaku di suatu kawasan yang lebih luas daripada uang lokal, misalnya mata uang euro dapat digunakan untuk beberapa negara yang ada di benua Eropa seperti Jerman, Spanyol, Austria, Spanyol, dan lain-lain.
  • Uang internasional berlaku di seluruh dunia sebagai standar pembayaran, contohnya US dollar.

3. Syarat uang Uang yang telah disepakati oleh masyarakat harus memenuhi 7 syarat sebagai berikut:

  • Ada jaminan artinya harus dijamin pemerintah sehingga penggunaannya untuk berbagai keperluan dapat dipercaya oleh masyarakat.
  • Diterima secara umum ( acceptability) yakni kegunaannya harus diterima sebagai alat tukar, penimbun kekayaan, atau pembayar utang.
  • Nilainya stabil ( stability of value) artinya tidak naik-turun (fluktuatif) supaya orang-orang mau menggunakaannya sebagai alat tukar.
  • Mudah disimpan ( storable ) berarti bentuk fisiknya tidak boleh terlalu besar.
  • Mudah dibawa ( portability ) berarti harus mudah dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain.
  • Tidak mudah rusak ( durability ) agar dapat bertahan untuk jangka waktu yang relatif lama.
  • Mudah dibagi ( divisibility ) maksudnya apabila nominal uang hanya terdiri dari satu jenis pecahan, maka tidak memungkinkan kita untuk bertransaksi. Bayangkan kalau kamu ingin membeli baju seharga Rp80.000, namun pecahan nominal yang ada hanya Rp100.000. Lalu, bagaimana dengan kembaliannya? Sulit ‘ kan kalau tidak ada nominal lainnya?

Nah, sampai di sini apa kamu sudah merasa cukup jelas, Squad? Kalau ingin berlatih soal tentang materi di atas, yuk ikut tryout gratis dari sekarang! Selain soal, juga langsung ada pembahasan dan penilaian, lho Squad! Referensi: Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.

  • Sumber Foto:
  • Foto ‘Ragam Uang di Indonesia’ Tautan: https://akurat.co/id-31379-read-bi-bali-distribusikan-rupiah-baru-hingga-pelosok
  • Artikel ini diperbarui pada 1 Desember 2020.

: Pengertian Fungsi, Jenis, dan Syarat Uang
Lihat jawaban lengkap

Jelaskan apa yang dimaksud dengan uang dan apa syaratnya?

Uang: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya Jakarta – Uang adalah benda yang digunakan sebagai alat tukar yang diterima masyarakat umum, dalam kegiatan ekonomi. Uang sebagai alat tukar ini sendiri mempunyai syarat yaitu bisa diterima oleh masyarakat dalam satu wilayah tertentu. Lalu, apa pengertian dari uang? simak arti uang di bawah ini:
Lihat jawaban lengkap

You might be interested:  Jasa Penitipan Uang Yang Ada Di Bank Syariah Dinamakan?

Apa syarat uang diterima sebagai syarat uang diterima masyarakat secara umum?

Uang adalah suatu benda yang digunakan sebagai alat pembayaran. Foto: Pexels.com Ada banyak syarat-syarat yang dijadikan sebagai penanda sebuah barang menjadi uang, salah satunya digemari oleh umum. Untuk mengetahui arti pernyataan syarat dari uang adalah digemari oleh umum, simak penjelasan di bawah ini.

  1. Uang merupakan suatu benda yang digunakan sebagai alat tukar pada berbagai transaksi.
  2. Tak hanya itu, uang juga memiliki berbagai fungsi lainnya.
  3. Uang dikatakan sebagai alat tukar karena memenuhi beberapa syarat.
  4. Ada setidaknya 7 syarat yang harus dipenuhi suatu benda sehingga bisa dianggap sebagai uang.

Arti pernyataan syarat dari uang adalah digemari oleh umum adalah uang dapat diterima oleh masyarakat sebagai alat pembayaran. Foto: Pexels.com Menurut Totok Budisantoso dan Triandaru Sigit dalam buku Bank dan Lembaga Keuangan Lain, berikut syarat-syarat uang :

  1. Acceptability atau dapat digemari atau diterima oleh umum, yang memiliki arti bahwa masyarakat dapat menerima benda tersebut sebagai alat tukar untuk melakukan transaksi.
  2. Durability yang mana uang harus memiliki sifat yang tahan lama dan tidak mudah rusak sehingga dapat bertahan lama ketika beredar di masyarakat.
  3. Stability adalah syarat yang berkaitan dengan sifat uang yang harus mudah disimpan serta memiliki nilai yang tetap ataupun stabil.
  4. Portability memiliki arti bahwa uang harus memiliki sifat yang mudah dipindahkan saat beredar di masyarakat karena uang harus digunakan ketika bertransaksi.
  5. Divisibility adalah syarat yang berkaitan dengan kemudahan untuk dibagi atau dipecahkan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut.
  6. Elasticity of supply yang memiliki arti bahwa jumlah dan ketersediaan uang mencukupi kebutuhan masyarakat.
  7. Syarat psikologis, bahwa uang harus bisa memuaskan keinginan orang yang memilikinya.

Uang yang beredar di masyarakat tidak hanya berupa satu jenis saja, tetapi juga terdiri dari beberapa jenis lainnya. Berikut jenis-jenis uang yang beredar di masyarakat. Salah satu jenis uang yang beredar di masyarakat adalah uang koin. Foto: Pexels.com Berdasarkan bahan dasar yang digunakan untuk dalam proses pembuatan uang, uang dibagi ke dalam dua jenis, yaitu:

  • Uang logam adalah jenis uang yang berasal dari bahan logam yang umumnya memiliki bentuk kepingan yang bulat.
  • Uang kertas adalah jenis uang yang berbahan dasar dari kertas khusus yang tidak mudah rusak yang memiliki berat yang cenderung ringan dibandingkan uang logam.

2. Berdasarkan Lembaga Pembuatnya Selain dibedakan berdasarkan bahan dasarnya, uang juga dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan lembaga yang membuat atau mengeluarkannya. Jenis-jenis uang berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya ialah:

  • Uang kartal adalah jenis uang yang umumnya beredar di masyarakat umum (uang kertas dan uang logam). Adapun lembaga yang mengeluarkan jenis uang ini ialah bank sentral suatu negara.
  • Uang giral adalah jenis uang yang digunakan sebagai alat pembayaran yang berupa cek, bilyet giro, dan kartu kredit. Jenis uang giral dikeluarkan oleh bank umum.
You might be interested:  Kapan Uang Pkh Tahap 3 2021 Cair?

Lihat jawaban lengkap

Apa syarat uang supaya dapat diterima umum sebagai alat pembayaran?

Uang serta Syarat yang Dibutuhkan – Tak semua benda bisa diperlakukan layaknya uang. Ada beberapa syarat khusus yang wajib untuk dipenuhi supaya sesuatu dapat dianggap sebagai uang, syarat tersebut antara lain :

  1. Acceptability atau bisa digemari dan diterima oleh umum, yang mempunyai arti bahwa masyarakat bisa menerima benda tersebut sebagai alat tukar untuk melakukan transaksi.
  2. Durability yang mana uang harus mempunyai sifat yang tahan lama dan tak mudah rusak sehingga bisa bertahan lama saat beredar di masyarakat.
  3. Stability merupakan syarat yang berkaitan dengan sifat dari uang yang harus mudah untuk disimpan serta mempunyai nilai yang tetap maupun stabil.
  4. Storabel dan Portability mempunyai arti bahwa uang wajib memiliki sifat yang mudah dipindahkan ketika beredar di masyarakat karena uang harus digunakan dalam kegiatan transaksi.
  5. Divisibility merupakan syarat yang memiliki keterkaitan dengan kemudahan untuk dibagi dan dipecahkan tanpa mengurangi nilai asli dari uang tersebut.
  6. Elasticity of supply yang mempunyai arti bahwa jumlah serta ketersediaan uang harus mencukupi kebutuhan masyarakat.
  7. Uniformity, artinya hanya terdapat satu kualitas saja.
  8. Scarcity, yaitu mempunyai jumlah yang relatif terbatas dan tak mudah untuk dipalsukan.
  9. Standardability, artinya mempunyai bentuk serta ukuran yang baku.
  10. Adanya jaminan dari pemerintah mengenai nilai keabsahan dari uang tersebut.
  11. Syarat psikologis, bahwa uang harus dapat memuaskan keinginan dari orang yang memilikinya.

Lihat jawaban lengkap

Salah satu syarat benda dijadikan uang adalah bahwa uang harus memudahkan pengguna untuk dibawa kemana pun diperlukan syarat yang dimaksud tersebut adalah?

Jelaskan syarat suatu benda menjadi uang yang berkaitan dengan Digemari atau diterima oleh umum

  • Syarat suatu benda menjadi uang yang berkaitan dengan :
  • Digemari atau diterima oleh umum (acceptability) yaitu benda yang dijadikan uang tersebut harus dapat diterima oleh seluruh masyarakat umum baik dalam negeri maupun luar negeri, karena jika benda tersebut tidak diterima oleh seluruh masyarakat umum, maka fungsi uang tersebut tidak dapat terlaksana dan akan sulit digunakan sebagai alat tukar yang sah.
  • Mudah disimpan dan dipindahtangankan (Portability) yaitu benda yang dijadikan sebagai uang harus memiliki ukuran yang kecil (Sesuai) dan ringan sehingga mudah disimpan dan dibawa ke manapun sehingga proses pindah tangan sangat mudah dan praktis.
  • Tahan lama dan tidak lekas rusak (durability) artinya benda yang dijadikan uang ini merupakan benda yang tahan lama dan tidak mudah rusak jika disimpan, mengingat proses perpindahan uang ini harus mudah dan cepat, jadi bahan yang digunakan juga harus diperhitungkan sehingga uang tersebut tidak mudah rusak.

Lihat jawaban lengkap