Mengapa Uang Kertas Lebih Banyak Dipalsukan Daripada Uang Logam?

Mengapa Uang Kertas Lebih Banyak Dipalsukan Daripada Uang Logam
Pemalsuan uang kertas lebih banyak karena uang kertas memiliki nominal yang lebih besar dan material lebih murah dibandingkan uang logam.
Lihat jawaban lengkap

Mengapa uang logam lebih sulit dipalsukan dibanding dengan uang kertas?

Kelebihan Uang Logam – Uang logam biasa juga disebut uang koin, terbuat dari logam alumunium, kuningan, dan nikel. Sifat logam adalah keras dan tidak mudah rusak sehingga lebih tahan lama. Penyimpanan yang baik bisa membuat uang logam tahan sampai puluhan tahun lamanya.

Uang logam tidak mudah rusak biar pun penggunaannya sangat sering dan ceroboh, misalnya lupa terendam air di saku celana. Karena transaksi sehari-hari lebih banyak menggunakan pecahan kecil, maka tujuan pemerintah mencetak nominal kecil dengan uang logam, biar tidak mudah rusak meskipun digunakan sehari-hari. Karena bentuk uang koin yang memiliki denominasi kecil, maka jenis uang ini bisa memudahkan jual beli, misalnya untuk transkasi di pasar dengan harga Rp1.300. Transaksi ini tentu saja tidak bisa dilakukan dengan uang kertas sepenuhnya karena kita idak mempunyai uang kertas nominal Rp200,00. Jika tetap menggunakan uang kertas maka harus ada uang kembalian dalam bentuk uang logam, yaitu uang kertas Rp2.000, kembalian uang logam Rp800. Uang logam tidak mudah hilang karena bobotnya berat dan kalau jatuh akan berbunyi sehingga memudahkan pemilik uang untuk mengetahui lokasi uang logam tersebut. Uang logam jarang dan tidak mudah dipalsukan karena nominalnya kecil dan bahan logamnya juga mahal.

Selain fungsi utama uang logam diatas, ternyata uang ini juga memiliki manfaat lain diluar transaksi barang misalnya saja untuk kerokan saat masuk angin, menggosok hologram voucher berhadiah, media solidaritas koin peduli, pendingin laptop, dan lain sebagainya.
Lihat jawaban lengkap

Apa Beda uang kertas dan uang logam?

Mankiw – Sedangkan menurut Mankiw, uang adalah segala sesuatu yang dapat dipakai atau untuk melakukan pembayaran baik barang, jasa maupun hutang, serta mempersingkat waktu dan usaha yang diperlukan untuk melakukan perdagangan.3 dari 5 halaman Setelah mengetahui definisinya, maka hal selanjutnya yang perlu dipahami adalah mengenai fungsi uang. Mengapa Uang Kertas Lebih Banyak Dipalsukan Daripada Uang Logam ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/rineca Berikut beberapa fungsi asli dari uang.

Pertama, uang memiliki fungsi asli sebagai alat tukar dan pembayaran yang sah. Hal ini disebut dapat memudahkan transaksi dan pertukaran barang atau jasa. Kedua, uang memiliki fungsi sebagai satuan hitung. Fungsi tersebut berkaitan langsung untuk menunjukkan nilai dari berbagai barang dan jasa yang menjadi penyebab utama transaksi dilakukukan. Ketiga, uang memiliki fungsi sebagai alat penyimpan nilai. Fungsi ini digunakan langsung untuk mengalihkan daya beli dari masa kini ke masa yang akan datang.

4 dari 5 halaman Jika definisi hingga fungsi uang telah dipahami, maka hal berikutnya yang patut dipelajari ialah mengenai perbedaan uang kartal dan uang giral. Adapun perbedaan uang kartal dan uang giral lebih lanjut seperti penjelasan berikut ini. Mengapa Uang Kertas Lebih Banyak Dipalsukan Daripada Uang Logam ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/EMprize Perbedaan uang kartal dan uang giral pertama ialah mengenai definisinya. Uang kartal merupakan golongan uang yang disebut dengan istilah uang kertas dan uang logam. Biasanya, uang kertas tak lain terbuat dari kertas dengan gambar atau desain tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku. www.usatoday.com Pembahasan mengenai perbedaan uang kartal dan uang giral yang kedua yakni dilandaskan pada pengertian uang giral. Dalam UU No.7 tentang Perbankan tahun 1992, definisi uang giral adalah tagihan umum yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran.
Lihat jawaban lengkap

Apa kelebihan dari uang kertas?

– Kelebihan Uang Kertas : Uang kertas praktis digunakan, mudah dibawa karena bobotnya ringan jika dibandingkan dengan uang logam. Beberapa kelebihan uang kertas berikut ini bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan: Uang kertas bisa digunakan untuk transaksi dengan denominasi besar.
Lihat jawaban lengkap

Mengapa pemerintah mencetak uang logam apa kelebihan dan kekurangan dari uang logam?

Mengapa pemerintah mencetak uang logam ? Apa kelebihan dan kekurangan dari uang logam ? Pemerintah mencetak uang logam karena terjadi kekurangan kekurangan dari uang yang telah beredar sebelum uang logam. kelebihan uang logam: tahan lama, mudah ditukar. kekurangan uang logam: dalam jumlah besar sukar dibawa, persediaan logam terbatas. Kkrngnny krna uang lgam ssah dbwa kmna-mna it kkrngnny dan pnybab pmrintah mnctak uang logam : Mengapa pemerintah mencetak uang logam ? Apa kelebihan dan kekurangan dari uang logam ?
Lihat jawaban lengkap

Apakah alasan logam dipilih sebagai bahan uang?

Sejarah – Mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.

Perkembangan selanjutnya menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya.

Akibatnya munculah sistem ‘ barter ‘ yaitu barang yang ditukar dengan barang. Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya.

You might be interested:  Mata Uang Yang Digunakan Di Negara Kamboja Adalah?

Selain itu akibat situasi politik menyebabkan rasa takut untuk melakukan barter. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted), benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah.

Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang: orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam. Barang-barang yang dianggap indah dan bernilai, seperti kerang ini, pernah dijadikan sebagai alat tukar sebelum manusia menemukan uang logam. Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang, penyimpanan ( storage ), dan pengangkutan ( transportation ) menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama.

Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam, Uang logam pertama muncul pada 1000 S.M. di Tiongkok. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah untuk dipindah-pindahkan.

Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak, Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh ( full bodied money ). Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut).

Pada saat itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam. Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul suatu anggapan kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas.

Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah uang kertas, uang kertas pertama kali dipakai di Tiongkok di jaman Dinasti Tang, Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi.

  1. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya.
  2. Pada perkembangan selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran.

Sebagai gantinya, mereka menjadikan ‘kertas-bukti’ tersebut sebagai alat tukar.
Lihat jawaban lengkap

Apa kelemahan uang logam?

Hallo Danu, kakak bantu jawab ya 🙂 Jawaban yang tepat adalah bahan baku uang logam lebih bernilai dan banyak digunakan untuk membuat barang selain uang sehingga makin lama bahannya makin langka. Logam pembuat uang logam adalah alumunium, kuningan, dan nikel, bobot uang logam cukup berat sehingga membuat orang malas membawa kemana-mana apalagi dalam jumlah banyak, nominalnya kecil yang membuatnya tidak praktis untuk dibawa-bawa, misalnya untuk nominal Rp100.000,00 uang kertas bisa satu lembar, sedangkan uang logam bisa sekantong, dan utuh waktu lama untuk menghitung karena dominasinya kecil-kecil.

  1. Uang logam atau kadang kala disebut koin adalah logam yang digunakan sebagai alat transaksi ekonomi dan biasanya diterbitkan oleh pemerintah.
  2. Berikut ini kelebihan dan kelemahan uang logam.1.
  3. Elebihan: a.
  4. Uang logam tidak mudah rusak biar pun penggunaannya sangat sering dan ceroboh, misalnya lupa terendam air di saku celana.

Karena transaksi sehari-hari lebih banyak menggunakan pecahan kecil, maka tujuan pemerintah mencetak nominal kecil dengan uang logam, biar tidak mudah rusak meskipun digunakan sehari-hari.b. Karena bentuk uang koin yang memiliki denominasi kecil, maka jenis uang ini bisa memudahkan jual beli, misalnya untuk transkasi di pasar dengan harga Rp1.300,00.

Transaksi ini tentu saja tidak bisa dilakukan dengan uang kertas sepenuhnya karena kita idak mempunyai uang kertas nominal Rp200,00. Jika tetap menggunakan uang kertas maka harus ada uang kembalian dalam bentuk uang logam, yaitu uang kertas Rp2.000,00 kembalian uang logam Rp800,00 c. Uang logam tidak mudah hilang karena bobotnya berat dan kalau jatuh akan berbunyi sehingga memudahkan pemilik uang untuk mengetahui lokasi uang logam tersebut.d.

You might be interested:  Kebijakan Yang Mengatur Persediaan Uang Adalah?

Uang logam jarang dan tidak mudah dipalsukan karena nominalnya kecil dan bahan logamnya juga mahal.2. Kelemahan: a. Bahan baku uang logam lebih bernilai dan banyak digunakan untuk membuat barang selain uang sehingga makin lama bahannya makin langka. Logam pembuat uang logam adalah alumunium, kuningan, dan nikel.b.

Bobot uang logam cukup berat sehingga membuat orang malas membawa kemana-mana apalagi dalam jumlah banyak.c. Nominalnya kecil yang membuatnya tidak praktis untuk dibawa-bawa, misalnya untuk nominal Rp100.000 uang kertas bisa satu lembar, sedangkan uang logam bisa sekantong.d. Butuh waktu lama untuk menghitung karena dominasinya kecil-kecil.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kelemahan uang Logam adalah bahan baku uang logam lebih bernilai dan banyak digunakan untuk membuat barang selain uang sehingga makin lama bahannya makin langka. Logam pembuat uang logam adalah alumunium, kuningan, dan nikel, bobot uang logam cukup berat sehingga membuat orang malas membawa kemana-mana apalagi dalam jumlah banyak, nominalnya kecil yang membuatnya tidak praktis untuk dibawa-bawa, misalnya untuk nominal Rp100.000,00 uang kertas bisa satu lembar, sedangkan uang logam bisa sekantong, dan utuh waktu lama untuk menghitung karena dominasinya kecil-kecil.
Lihat jawaban lengkap

Duit itu terbuat dari apa?

Website – Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Selulosa JAKARTA, KOMPAS.com – Pekan lalu, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016, baik uang rupiah kertas maupun uang logam.

  1. Bank sentral menjelaskan, salah satu material yang digunakan untuk membuat uang kertas adalah serat kapas.
  2. Serat kapas lebih lentur, tidak mudah sobek,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara beberapa waktu lalu.
  3. Tirta menyebut, pertimbangan pemilihan serat kapas sebagai bahan baku uang kertas rupiah salah satunya adalah lebih tahan terhadap kemungkinan dicoret-coret.

Beberapa negara lain pun menggunakan bahan-bahan baku yang terbilang unik dalam pembuatan uang kertas mereka. Apa saja? Berikut ini penjelasannya, 1. Inggris Mengutip situs resmi bank sentral Inggris, Bank of England, bahan-bahan baku pembuatan uang kertas poundsterling dinamakan substrat.

Ertas yang digunakan untuk pembuatan uang kertas poundsterling dibuat oleh produsen kertas khusus, terbuat dari serat kapas dan campuran kain sehingga lebih kuat dan tahan lama. Dengan menggunakan air, kain dilebur menjadi serat-serat individual dan dibentuk menjadi gulungan kertas. Per September 2016, Bank of England mengedarkan uang kertas poundsterling pertama berbahan polimer, yang diklaim lebih bersih, aman, dan kuat ketimbang uang kertas sebelumnya.

“Uang kertas polimer memberikan resiliensi lebih kuat terhadap pemalsuan dan meningkatkan kualitas uang kertas yang diedarkan. Selain itu, karena 2,5 kali lebih tahan lama ketimbang uang kertas sebelumnya, maka uang kertas polimer lebih ramah lingkungan,” ujar Bank of England.2.

Jepang Mengutip laman resmi Biro Percatakan Nasional Jepang atau National Printing Bureau, uang kertas yen Jepang dibuat dari mitsumata yang berasal dari tanaman Edgeworthia papyrifera, bubur kertas dari tanaman abaca, dan beberapa jenis serta lainnya. Ini membuat uang kertas yen memiliki warna dan tekstur yang unik.

Mitsumata sudah digunakan sejak zaman kuno di Jepang sebagai bahan baku kertas Jepang washi. Tradisi penggunaan mitsumata sebagai bahan baku pembuatan uang kertas terus dilakukan hingga kini sejak tahun 1879.3. India Sama seperti uang kertas poundsterling Inggris, uang kertas rupee India juga menggunakan bahan baku kertas yang memiliki campuran dengan kapas.

  • Ertas untuk uang rupee terbuat dari bubur kertas atau pulp yang mengandung kapas dan balsam dengan pewarna khusus agar uang kertas tahan lama, resilien, tak mudah sobek, dan tak mudah dipalsukan.
  • Mengutip situs quora.com, uang kertas rupee India terbuat dari kertas pati yang dicampur dengan serat tekstil.

Selama proses pencetakan uang, kertas tersebut dicampur dengan gelatin agar kuat.4. Uni Eropa Mengutip situs fleur-de-coin.com, bahan baku pembuatan uang kertas euro didatangkan dari berbagai belahan dunia. Kapas yang digunakan untuk bahan baku kertas untuk uang euro ditanam di Amerika Selatan, Afrika, dan stepa di Asia Tengah.

  • Apas tersebut merupakan bahan baku dasar untuk kemudian dijadikan serat kapas.
  • Serat ini tidak bisa digunakan untuk industri tekstil karena terlalu pendek untuk proses weaving atau penenunan kain.5.
  • Ukraina Mengutip situs 112.international, pemerintah Ukraina pada Maret 2016 lalu menyatakan uang kertas hryvna Ukraina akan tebruat dari kain linen.

Sebelumnya, uang kertas Ukraina terbuat dari serat kapas. Akan tetapi, serat kapas harus diimpor dan tentu saja lebih mahal. Deputi gubernur bank sentral Ukraina Yakiv Smoliy menyatakan, dengan menggunakan kain linen maka biaya produksi uang kertas akan lebih rendah dan mendukung produsen dalam negeri.
Lihat jawaban lengkap

Apa yang terjadi jika pemerintah mencetak lebih banyak uang?

Menyebabkan Inflasi – Banyaknya uang yang beredar di suatu negara akan memunculkan inflasi. Pengertian inflasi adalah kenaikan harga barang atau jasa, yang menyebabkan daya beli uang menurun. Jika pemerintah terlalu banyak mencetak uang maka harga produk akan semakin cepat naik.
Lihat jawaban lengkap

You might be interested:  Uang Kertas Atau Logam Yang Beredardi Masyarakat Disebut?

Kenapa tidak mencetak uang yang banyak?

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa suatu negara tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya? Terutama di situasi tertentu agar menambah daya beli masyarakat. Ada beberapa negara yang pernah mencetak uang dengan jumlah sangat banyak dan membagikannya ke masyarakat demi menyelamatkan kondisi ekonomi mereka.

Ternyata, mencetak uang sebanyak-banyaknya bukan sebuah solusi, malah berpotensi membuat krisis. Kenapa begitu? Yuk, simak penjelasannya berikut ini. Nilai tukar anjlok Pertama, jika suatu negara mencetak uang sebanyak-banyaknya, akan berpengaruh kepada nilai tukar mata uang yang menyebabkan kurs semakin turun, atau membuat nilai tukar anjlok.

Baca juga: 5 Hal yang Mempengaruhi Harga Emas Naik atau Turun Jumlah uang yang beredar berpengaruh terhadap nilai tukar uang asing. Makanya, negara tidak mencetak uang terlalu banyak karena alasan ini. Bukan mata uang yang umum dipakai Selain dolar Amerika Serikat (AS), mata uang lain tidak umum dipakai secara internasional. Jadi, tidak bisa asal dicetak banyak. Berbeda dengan dolar AS yang tidak hanya digunakan untuk transaksi dan pendanaan di dalam negeri saja, melainkan internasional.

Baca juga: Strategi Jitu untuk Menghadapi Krisis Finansial dengan Cepat Dolar AS adalah mata uang yang digunakan untuk segala jenis transaksi lintas negara, termasuk Indonesia bila melakukan impor barang, bayarnya tidak menggunakan rupiah tetapi dolar AS. Secara umum, mata uang negeri Paman Sam ini bisa dicetak sebanyak-banyaknya, tetapi kalau dibarengi dengan permintaan yang banyak pula.

Meski begitu, tetap ada ketentuan dan batasannya, karena kalau kebanyakan bisa inflasi yang ujung-ujungnya merugikan negara sendiri. Sebagai informasi, dikutip dari website Bank Indonesia (BI), inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan inflasi Seperti yang sudah disebutkan, saat suatu negara mencetak uang sebanyak-banyaknya, otomatis banyak masyarakat yang memegang banyak uang dan menyebabkan kemampuan belinya meningkat. Kalau itu terjadi, justru bisa memicu inflasi yang tinggi dan harga barang akan naik karena menyesuaikan keadaan.

Nilai uangnya bakal ikut berkurang karena terlalu banyak uang beredar di pasar. Salah satu contoh negara yang pernah mengalami inflasi karena mencetak uang secara secara berlebihan adalah Zimbabwe. Zimbabwe mengalami inflasi hingga 11,250 juta persen, bahkan pernah menyentuh 231 juta persen pada 2008.

Baca juga: Tips Mengatur Dana Darurat Selama Masa PSBB, yuk Berhemat! Tingginya inflasi membuat salah satu negara di benua Afrika itu melakukan redenominasi mata uang dengan menyederhanakan uang 10 miliar dolar Zimbabwe menjadi 1 dolar atau menghilangkan 10 angka nol.

  • Beberapa alasan inilah yang membuat suatu negara tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya secara sembarangan.
  • Maka dari itu, negara di belahan dunia manapun pasti akan berfikir ulang ketika ingin mencetak uang.
  • Pasalnya, akan berpengaruh terhadap perekonomian negara tersebut.
  • Ini juga menjadi alasan kenapa suatu negara memilih berhutang daripada mencetak uang dalam jumlah banyak, termasuk negara maju sekalipun.

Jadi, hal ini biasa dilakukan demi membangkitkan perekonomian suatu negara.
Lihat jawaban lengkap

Mengapa uang yang kita miliki harus tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?

Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?

agar uang yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri-ciri dan unsur pengaman yang mudah dikenali oleh masyarakat. S em o ga M em b an t u ^ _ ^ Ma a f j ik a ja w ab an s ay a k u r an g t e pa t,

Jawaban: Uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya disebut. Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan? Jawaban: agar uang yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri-ciri dan unsur pengaman yang mudah dikenali oleh masyarakat. Penjelasan: Semoga membantu : Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?
Lihat jawaban lengkap

Mengapa uang yang kita miliki harus tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?

Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?

agar uang yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri-ciri dan unsur pengaman yang mudah dikenali oleh masyarakat. S em o ga M em b an t u ^ _ ^ Ma a f j ik a ja w ab an s ay a k u r an g t e pa t,

Jawaban: Uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya disebut. Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan? Jawaban: agar uang yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri-ciri dan unsur pengaman yang mudah dikenali oleh masyarakat. Penjelasan: Semoga membantu : Mengapa uang yang kita gunakan haruslah tahan lama dan tidak mudah dipalsukan?
Lihat jawaban lengkap

Bagaimana cara memverifikasi uang kertas untuk membedakan uang asli atau palsu dengan cara manual?

Dilihat – Untuk memeriksa uang asli atau palsu, maka bisa dengan memastikan warna uang tampak terang dan jelas. Terdapat benang pengaman dan yang dapat berubah warna bila dilihat dari sudut pandang berbeda dengan cara digerakkan ke atas, bawah, atau samping.
Lihat jawaban lengkap

Bagaimana membedakan uang asli dan palsu?

8. Cara Membedakan Tekstur Uang Asli dan Palsu – Uang asli dan palsu juga bisa dibedakan dari tekstur kertas. Uang asli memiliki tekstur kertas yang kasar, terutama pada bagian lambang negara. Sementara uang palsu cenderung memiliki tekstur yang lebih halus.
Lihat jawaban lengkap