Nota Kredit Masuk Ke Jurnal Apa?

Nota Kredit Masuk Ke Jurnal Apa

Home / Kabar Finansial / Finansial

Senin, 19 Juli 2021, 11:20 WIB Warta Ekonomi, Jakarta – Nota kredit adalah memo kredit yang menjadi dokumen komersial yang diterbitkan oleh penjual kepada pembeli. Nota kredit bertindak sebagai dokumen sumber untuk jurnal retur penjualan. Dengan kata lain nota kredit merupakan bukti pengurangan penjualan.

Memo kredit yang merupakan kependekan dari istilah “memorandum kredit”, adalah bukti pengurangan jumlah yang harus dibayar pembeli kepada penjual berdasarkan ketentuan faktur sebelumnya. Baca Juga: Apa Itu Nisbah? Nota kredit juga dapat menjadi dokumen dari bank untuk menunjukkan saldo deposan sedang dalam urusan selain deposito, seperti penagihan oleh bank atas wesel tagih deposan.

Sehubungan dengan faktur yang diterbitkan sebelumnya, nota kredit akan mengurangi atau menghilangkan jumlah yang harus dibayar pembeli. Dalam arti yang luas nota kredit adalah sebuah berkas atau dokumen yang memberikan bukti atas terjadinya pengurangan piutang usaha dikarenakan pengembalian barang dagang sehingga dapat terjadinya penurunan harga.

  • Biasanya, pengembalian barang terjadi karena kerusakan atau kualitas barang yang tidak baik.
  • Biasanya nota kredit disetujui dan ditandatangani oleh penjual barang yang berfungsi sebagai pengurangan piutang usaha.
  • Nota kredit dapat terdiri dari dua rangkap yaitu lembar pertama dokumen asli yang diberikan kepada pelanggan, sedangkan lembar kedua akan disimpan penjual sebagai bukti.

Baca Juga: Kader PDIP Sebut Jokowi Presiden yang Tersesat, Rizal Ramli: Trisakti dan Nawacita Hanya Slogan dan Lipstik Kampanye
Lihat jawaban lengkap

Credit Note untuk apa?

Apa itu Kredit dan Debit Note? Jakarta – Sebelum membahas hal-hal yang berkaitan dengan kredit dan debit note, kita juga harus tau nih sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kredit dan debit ? Dalam makna akuntansi, kredit sebenarnya adalah proses pencatatan pada akuntansi yang akan terjadi saat kondisi liability dan equity mengalami pertambahan, atau bisa diartikan bahwa aset dan biaya tersebut mengalami adanya penurunan.

  • Namun secara umum kredit diartikan sebagai pengeluaran uang saat adanya transaksi.
  • Sedangkan debit adalah catatan pada akun di dalam pembukuan yang menjadi penambah nilai aset atau dengan kata lain mengurangi jumlah kewajiban yang ada.
  • Tidak jauh dengan kredit dan debit, terdapat juga istilah debit note dan kredit note.

Debit Memorandum atau lebih sering disebut dengan nota debit atau debit note merupakan bukti adanya transaksi pengiriman barang kembali atas barang yang dibeli atau biasa yang disebut dengan retur pembelian dan penurunan harga barang yang dapat terjadi biasanya dikarenakan barang yang sudah dibeli mengalami kerusakan atau barangnya tidak sesuai dengan pesanannya.

Debit note ini dibuat oleh pembeli barang yang kemudian akan dikirimkan kembali kepada penjual barang. Dengan pembeli membuat dan mengirimkan debit notenya kepada penjual akan diartikan bahwa telah terjadinya pengurangan atas utang usaha pembeli yang harus dilunasi atau dibayarkan karena ada pengembalian barang dagangan dan juga penurunan harga barang.

Proses dari debit note ini dilakukan guna untuk dapat meminimalisir adanya resiko penyalahgunaan transaksi karena di dalam perusahaan pun debit note digunakan untuk dasar dalam proses pembuatan jurnal. Sedangkan dengan adanya credit memorandum atau yang lebih sering disebut dengan kredit note merupakan bukti adanya transaksi penerimaan barang kembali yang sudah dijual secara kredit kepada pembeli atau yang biasa disebut sebagai retur penjualan atau pengurangan ataupun penurunan harga yang terjadi pada invoice yang dikarenakan adanya barang yang mengalami kerusakan atau tidak samanya kualitas barang dengan pesanan sehingga pembeli mengembalikan barang tersebut.

Nah untuk membuat debit note dan credit note terdapat beberapa ketentuan yang harus dimuat dalam pembuatan debit maupun kredit notenya antara lain nama pihak terkait yang mengeluarkan nota debit, adanya nomor pada debit maupun kredit note, adanya nama pihak terkait yang dituju, adanya nomor item barang, adanya nama atau jenis barang yang terkait, adanya unit atau jumlah barang serta harga satuannya, adanya jumlah harga dan total jumlah, serta adanya tempat dan Tanggal. Lantas, apakah debit note dan kredit note tersebut dibebaskan atau dikenakan pajak? Dalam pengenaan pajaknya, debit dan kredit note tetap dikenakan pajak karena sebagaimana yang kita tahu bahwa ketika dilakukannya penyerahan barang atau jasa kena pajak pasti akan dipungut pajak terutangnya.

You might be interested:  Apa Yang Dimaksud Dengan Uang Elektronik?

Nah, dalam aspek perpajakannya debit dan kredit note, terdapat 2 ketentuan yang terkait dengan pengenaan pajak terhadap debit note dan credit note, yaitu yang pertama adalah saat terjadi adanya retur pembelian atau terjadi adanya pengembalian barang yang dilakukan oleh pembeli, maka pihak pembeli harus menerbitkan nota debitnya dan retur pembelian kepada pihak penjual dan sebaliknya pihak penjual akan menerbitkan nota kredit kepada pihak pembeli.

Retur Pembelian ini akan mengurangi PPN masukan pembeli dan juga akan mengurangi PPN keluaran Penjual. Sedangkan yang kedua adalah Saat terjadinya revisi atau adanya penurunan nominal dari harga penjualan, maka dalam invoice karena adanya barang yang tidak sesuai dengan pesanan atau alasan lain yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak, pembeli akan menerbitkan debit note kepada penjual dan sebaliknya penjual akan menerbitkan kredit note kepada pembeli.

Namun dalam sisi pajak dengan adanya hal ini tidak akan berdampak apa-apa, hanya saja dari pihak penjual harus menerbitkan faktur pajak penggantinya sehinggaa jumlah PPN akan mengikuti harga atau nominal yang telah berubah. : Apa itu Kredit dan Debit Note?
Lihat jawaban lengkap

Apakah nota kredit itu dan bagaimana pencatatan yang dibuat bagi yang mengirimkan?

Nota Kredit – Nota kredit adalah dokumen yang membuktikan terjadinya pengurangan piutang usaha karena adanya pengembalian barang dagangan akibat adanya penurunan harga lantaran adanya kerusakan/ketidaksesuaian kualitas barang yang dikirim dengan yang dipesan atau karena terjadinya pengembalian barang dagangan.

Nota kredit dibuat dan ditandatangani penjual dan berguna bagi penjual untuk mengurangi piutang usaha yang akan ditagihkan kepada pembeli. Sama seperti nota debit, nota kredit biasanya minimal dua rangkap. Lembar pertama (dokumen asli ) diberikan kepada pembeli, sementara lembar lainnya disimpan penjual.

Dalam konteks perpajakan, ada dua hal yang berhubungan dengan nota debit dan nota kredit, yakni:

Saat adanya revisi/penurunan nominal harga penjualan. Terjadinya retur pembelian atau adanya pengembalian barang.

Ketika terjadinya atau dilakukannya retur pembelian, maka pembeli harus menerbitkan nota debit dan retur pembelian kepada penjual. Setelahnya, penjual menerbitkan nota kredit. Saat merevisi atau menurunkan nominal harga penjualan dalam invoice karena adanya pembatalan, ketidaksesuaian barang, atau alasan lainnya yang sebelumnya sudah disepakati antara pembeli dan penjual, maka pembeli akan menerbitkan nota debit dan penjual menerbitkan nota kredit.
Lihat jawaban lengkap

Retur masuk ke akun apa?

Apakah retur pembelian dan penjualan termasuk akun nominal Akuntansi Kelompok Akun Akun Nominal adalah akun-akun yang terdapat dalam Laporan Rugi laba yaitu akun Pendapatan dan Beban. Retur pembelian dan Retur Penjualan itu termasuk kedalam kelompok akun pendapatan. Itu berarti, Retur pembelian dan Retur Penjualan termasuk kedalam akun nominal. Return dalam istilah mengembalikan barang biasa nya kalo return biaya yang nangung Pembeli : Apakah retur pembelian dan penjualan termasuk akun nominal
Lihat jawaban lengkap

Nota kredit dibuat siapa?

Pertanyaan Terkait –

  • Nota kredit dibuat oleh siapa? Nota kredit ini dibuat dan ditandatangani oleh penjual serta memiliki fungsi bagi penjual untuk mengurangi piutang usaha yang akan ditagihkan kepada pembeli.
  • Apa fungsi dari nota kredit? Fungsi nota kredit memberikan keamanan jaminan pembayaran pada klien, melainkan juga memberi keuntungan bagi perusahaan, antara lain: (1) memudahkan kegiatan administrasi, (2) menjaga hubungan penjual dan pembeli, (3) meningkatkan operasional bisnis, (4) menghindarkan konflik, (5) melacak kesalahan penjualan yang mungkin terjadi.
  • Nota kredit masuk ke dalam jurnal apa? Nota kredit masuk ke dalam jurnal retur penjualan.

Lihat jawaban lengkap

Nota debet untuk retur apa?

Nota debit atau nota debet adalah nama lain dari memo debit. Dibuat oleh pembeli kepada penjual ketika meminta pengembalian dana. Misalnya, karena barang yang salah, rusak, atau pembatalan pembelian, dan keadaan tertentu lainnya. Sesuai prinsip akuntabilitas, kekeliruan pembukuan bisnis seperti ini harus segera diperbaiki. Sepintas, nota debit atau nota debet adalah mirip dengan nota kredit. Akan tetapi, nota debit diberikan dari pihak pembeli. Nota debit bertindak sebagai dokumen permintaan resmi dari pembeli kepada penjual untuk meminta dibuatkan nota kredit. Dokumen nota debet berfungsi sebagai bukti kalau pembelian benar-benar terjadi dan sah, sehingga si pembeli bisa mengajukan pengembalian barang atau retur barang yang salah kirim. Kapan Harus Membuat Nota Debit? Sebagai pelanggan, jika Anda membeli barang dari penjual atau supplier dan ingin melakukan retur/ pengembalian barang karena alasan yang sah, Anda bisa mengeluarkan atau membuat nota debit. Sebenarnya, ada beberapa alasan mengapa nota debit perlu dibuat atau diterbitkan. Beberapa di antaranya alasan mengeluarkan nota debet adalah berikut: Ø Ada barang yang diterima rusak atau cacat. Ø Pembeli telah ditagih dengan jumlah nominal yang salah, bisa lebih atau kurang. Ø Nilai atau jumlah nominal dalam faktur tagihan terdapat kekeliruan yang perlu diperbaiki. Seperti alamat keliru, ada barang tambahan, dll. Contoh Nota Debet Proses nota debit dan kredit dalam akuntansi sangat mirip. Nota debit harus selalu disimpan untuk mencatat pengakuan pendapatan di pembukuan. Atau, bisa dijadikan arsip dokumen dan bukti yang sah. Contoh nota debet untuk perusahaan: Ø Perusahaan A membeli barang senilai Rp 2.000.000 dari Perusahaan B. Ø Setibanya di Perusahaan A, barang rusak. Perusahaan A ingin mengembalikan barang tersebut ke Perusahaan B. Ø Perusahaan A mengeluarkan nota debit – berisi semua informasi yang relevan termasuk jumlah pembelian asli dan PPN. Ø Ketika Perusahaan B menerima nota debet, mereka dapat meninjau dan menyetujui permintaan tersebut, dan menerbitkan nota kredit sebagai bukti penggantian kepada Perusahaan A. Dalam hal ini, pembelilah yang mengeluarkan nota debet kepada supplier sebagai permintaan nota kredit atau penggantian barang/ uang. Contoh Nota Debet Yang Diterbitkan Supplier Namun, ada juga kasus ketika nota debet dikeluarkan dari pemasok ke pembeli. Berikut contoh nota debet dari supplier: Ø Pemasok, Perusahaan Z, menjual dan mengirimkan barang senilai Rp 500.000 kepada pembeli, Perusahaan X. Ø Perusahaan Z menagih Perusahaan X hanya dengan Rp 400.000 (karena kesalahan tulis/ typo.) Ø Perusahaan Z menyadari kesalahan mereka dan mengeluarkan nota debet kepada Perusahaan X sebesar Rp 100.000 untuk menggenapi selisih kekurangannya dan membuat penyesuaian yang diperlukan dalam piutang mereka. Fungsi Nota Debit Sistem nota debet untuk pengembalian barang atau dana bagi perusahaan, memiliki sejumlah manfaat. Fungsi nota debit, antara lain: Ø Sebagai bukti pengembalian barang, Rincian nota debet dimasukkan ke dalam buku nota debet. Salinan nota debet dikirimkan ke supplier dengan barang yang dikembalikan. Sedangkan, salinan lainnya disimpan ke dalam buku nota debit. Oleh karena itu, pedagang memiliki catatan tentang semua barang yang dikembalikan dan ke siapa saja barang tersebut dikirim. Ø Syarat penerbitan nota kredit, Nota kredit, ketika diterima dari pemasok, ditandai dengan salinan nota debet yang disimpan dalam buku nota debit. Ø Mempermudah audit dan inventaris, Buku nota debit harus diperiksa secara berkala untuk memastikan bahwa semua barang yang dikembalikan telah dipertanggungjawabkan dan nota kredit telah diterima. Ø Membantu petugas/ kurir pengirim barang, Buku nota debet dapat dikirimkan melalui kurir jika barang dikembalikan ke pemasok lokal. Kurir dapat memperoleh tanda tangan dalam buku dari supplier kepada siapa barang dikembalikan. Dalam kasus lain, pedagang harus mendapatkan tanda tangan kurir pada catatan konsinyasi. Tanda tangan pada contoh nota debet tersebut merupakan bukti bahwa barang tersebut dikembalikan. Ø Arsip supplier, Nota debet asli disimpan oleh supplier. Nota debet menjadi arsip supplier sendiri untuk mengeluarkan nota kredit. Perhatikan bahwa nota debit tidak boleh digunakan sebagai media posting. Ini hanyalah sebuah memo untuk memastikan penerimaan nota kredit. Nota kredit adalah media posting dan harus dimasukkan dalam buku retur pembelian.
You might be interested:  Uang Seribu Dibagi Dua Jadi Apa?

Lihat jawaban lengkap

Apa isi nota kredit?

Format Nota Kredit ( Credit Note ) Secara Umum – Sejatinya, setiap perusahaan atau bisnis bisa membuat template atau format credit note secara bebas sesuai kebutuhan mereka. Namun, berikut adalah bentuk format yang biasa digunakan untuk membuat nota kredit ( credit note ) secara umum:

Terdapat kolom informasi produk, jumlah, harga yang dikembalikan dan disepakati oleh kedua pihak dan dinyatakan dengan jelas. Setidaknya harus memiliki nomor pesanan untuk tujuan pelacakan (t racking ). Tanggal, faktur tagihan, dan alamat pengiriman juga harus ada. Dan juga penting untuk membubuhkan ketentuan pembayaran yang dinyatakan secara jelas untuk menghindari permasalahan lebih lanjut. Alasan dibuatnya nota kredit dan pernyataan secara tegas pada bagian atas bahwa ini merupakan credit note, bukan faktur.

Baca juga: Gunakan Letter of Credit untuk Transaksi Perdagangan
Lihat jawaban lengkap

Apakah nota retur bisa di revisi?

Langkah Praktis Cara Membatalkan Nota Retur dengan Mudah? Pembatalan nota retur/nota pembatalan ditujukan agar PKP pembeli dan PKP penjual bisa membatalkan nota retur yang telah dibuat. Aplikasi e-Faktur hanya menyediakan fasilitas saja, karena tidak ada peraturan khusus mengenai pembatalan nota retur yang telah dibuat.

  • Dan, pada saat memproses pembatalan nota retur, bagian detail nota retur seperti: NPWP, Nama PKP, DPP, PPN, Tanggal Nota Retur, tidak bisa diubah-ubah.
  • Pada Aplikasi e-Faktur, nota retur faktur pajak sudah tidak bisa melakukan retur faktur pajak sebelum berlakunya e-Tax (Non-Etax).
  • Jadi diharapkan untuk selalu membuat nota retur dengan Nomor Seri Faktur Pajak yang sudah terdaftar pada server e-Nofa Online,

Untuk dapat meretur faktur pajak sebelum e-Tax, caranya bisa dilakukan dengan melibatkan kedua belah pihak yaitu PKP penjual dan PKP pembeli seperti berikut: Pertama, untuk PKP penjual selaku penerbit faktur pajak, yang harus dilakukan pertama kali adalah menerbitkan/mengupload faktur pajak menggunakan Aplikasi e-Faktur.

You might be interested:  Macam-Macam Transaksi Yang Terjadi Pada Pasar Uang Antara Lain Adalah?

Silakan input range Nomor Seri Faktur Pajak yang sudah diberikan oleh DJP di Aplikasi Efaktur (jika anda lupa silahkan cek di eNofa Online, pilih Riwayat Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak) Selanjutnya, setelah Anda input range Nomor Seri Faktur Pajak, silakan buat faktur pajak dengan nomor yang akan dilakukan retur.

Selanjutnya, upload dan pastikan approval sukses. Setelah PKP Penjual selaku penerbit faktur pajak menerbitkan/mengupload faktur pajak di aplikasi e-Faktur, langkah selanjutnya adalah bagian PKP pembeli selaku penerima faktur pajak yang mengkreditkan faktur pajak.
Lihat jawaban lengkap

Retur penjualan masuk ke mana?

Retur penjualan – Berbeda dengan yang sebelumnya, retur penjualan adalah penerimaan barang oleh penjual atas pengembalian barang yang pembeli lakukan. Penyebab terjadinya pengembalian barang adalah ketidaksesuaian barang dengan yang permintaan. Dengan adanya pengembalian barang oleh penjual, piutang dagang penjual kepada pembeli akan berkurang.
Lihat jawaban lengkap

Retur penjualan dicatat dimana?

Retur Penjualan – Retur penjualan adalah penerimaan barang oleh penjual yang dikembalikan dari pembeli. Pengembalian ini biasanya terjadi jika barang yang dikirim oleh penjual tidak sesuai dengan keinginan pembeli atau rusak. Retur penjualan menyebabkan piutang atau tagihan dari penjual kepada pembeli berkurang.

Retur penjualan yang mengembalikan uang pembeli. Retur penjualan yang mengurangi piutang pembeli. Retur penjualan untuk mengganti barang rusak dari pembeli dengan barang baru.

Untuk mengurangi jumlah barang yang dikembalikan, penjual harus lebih memperhatikan jenis dan spesifikasi barang sebelum mengirimkannya kepada pembeli.
Lihat jawaban lengkap

Apakah nota termasuk faktur?

PajakOnline.com— Jual beli merupakan transaksi yang paling umum dilakukan, dimana pembeli menyerahkan uang dan penjual menyerahkan barang yang dijual. Pembelian barang dapat dilakukan secara kontan atau kredit. Dalam transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli biasanya terdapat suatu bukti pembayaran.

  • Begitu banyaknya istilah pada transaksi jual beli yang terkadang membuat banyak orang kebingungan.
  • Salah satu komponen yang tak terlepas dari transaksi jual beli ialah bukti pembayaran yang biasanya diterima pembeli dari pedagang setelah melakukan transaksi tersebut.
  • Terkait dengan hal itu, banyak orang yang menyebutnya sebagai faktur namun ada juga yang menyebutnya sebagai nota.

Sebenarnya, sebutan keduanya benar dan sah-sah saja sebab kedua dokumen tersebut memiliki arti yang sama yaitu bukti atas suatu kegiatan transaksi jual beli. Namun, jika diperhatikan sebenarnya terdapat perbedaan di antara keduanya. Apabila ditelaah dari segi definisinya, faktur merupakan sebuah dokumen transaksi yang berisi pencatatan dan penjualan yang diberikan penjual kepada pembeli yang berisi keterangan mengenai pemesanan.

Sementara itu, nota merupakan bukti suatu transaksi pembelian atau penjualan barang yang dilakukan secara tunai. Tak sampai disitu, terdapat perbedaan lain antara faktur dan nota yakni: 1. Faktur merupakan bukti transaksi dalam bentuk kredit, sedangkan nota merupakan bukti transaksi jual beli yang dilakukan secara tunai.2.

Faktur memiliki 3 rangkap dimana lembar pertama untuk pembeli, lembar kedua untuk penjual, dan lembar ketiga untuk disimpan dalam buku faktur. Sedangkan, nota dibuat dalam 2 rangkap dimana lembar pertama untuk pembeli dan lembar kedua untuk penjual. (Atania Salsabila) Para Pembayar Pajak yang Budiman, Kami akan kirimkan pemberitahuan berita terbaru
Lihat jawaban lengkap

Apa saja yang termasuk bukti transaksi ekstern?

2. Bukti Transaksi Eksternal – Sebaliknya, bukti ini ditujukan untuk berbagai pihak di luar perusahaan. Yang termasuk sebagai bukti transaksi eksternal yaitu kwitansi, faktur, nota kontan, nota debet, nota kredit, cek, bilyet giro, dan rekening koran. Baca Juga : Pengertian, Tujuan, Metode dan Contoh Kas Kecil
Lihat jawaban lengkap